Selasa, 24 Mei 2016

LDR : Hanya Orang Hebat yang Mampu Menjalaninya!

Hallo.. Kali ini saya kembali dengan sebuah postingan terbaru yang mungkin terkesan seperti Diary lagi.. Ya karena saya sendiri bingung mau buat postingan seperti apa lagi.. Check This Out :


Long Distance Relationship (LDR) ya itu adalah kata yang sering ku dengar ketika aku dulu pacaran sama anak dari luar kota. Waktu dulu aku belum mengerti apa itu LDR, dan seperti biasa. Meskipun dalam jarak yang sangat jauh. Kami merasa seperti dekat.
Kenapa takut LDR? Mungkin sebagian orang berkata bahwa LDR itu menyiksa daripada pacaran normal. Banyak diantara mereka yang memilih jomblo karena merasa bebas daripada LDR yang selalu dalam nuansa kerinduan.
Tapi aku malah berpikiran sebaliknya. Ya pernah 3 Kali LDR, membuatku berpikir bahwa LDR bukanlah hal yang menakutkan. Melainkan itu hal yang membuat ku tertantang. Karena apa? Karena ini!

Mengalah karena keadaan yang terkadang tidak memungkinkan untuk bertemu, Hmm ya itu yang sering kali dialami oleh orang yang berhubungan jarak jauh. Mereka harus bersabar dan mengalah karena keadaan lah yang mengalahkan mereka saat ini. Meskipun keadaan yang mengalahkan mereka duluan. Tapi jika mereka bertahan, percayalah maka mereka yang LDR ini lah yang akan menang.

Setiap Hari paling bisa hanya Chatting dan saling menelepon saja. Yap, itu benar! Tapi aku salut sama kaum yang LDR saat ini. “Karena apa?” Karena mereka bisa lebih setia daripada yang pacarannya satu kota. Aku memiliki banyak teman yang pacaran normal. Dan ku lihat hanya sebagian besar orang yang tidak dewasa dalam hal percintaan saja yang melakukan pacaran normal itu. Aku bisa melihat kesetiaan mereka yang LDR lebih tulus daripada yang pacaran normal (Tetapi bukan berarti aku menyimpulkan kalo pacaran normal itu tidak dewasa)

“Janganlah kau bersedih, ku yakin kau tlah mengerti, jangan kau berkecil hati.. Kau lihat temanmu berpasangan, dan bergandengan tangan.. KU YAKIN KAU DISANA BERTAHAN..
Dan walau Jarak, kini memisahkan kita, tapi ku takkan goyah.. DAN KU PERCAYA, SEMUA KAN INDAH PADA WAKTUNYA.. KITA KAN BISA BERDUA, SATU ATAP BAHAGIA BAHKAN TUK SELAMANYA” –Dyho Haw – Jarak dan Kita 

Hasil gambar untuk Foto tentang LDR

Faktanya adalah, Orang yang LDR lebih merasa bebas daripada yang pacaran normal! Ya! Aku setuju dengan pernyataanku sendiri. Mereka bisa dengan bebas mengekspresikan diri dengan pacar jarak jauhnya daripada yang pacaran normal. Mereka yang Pacaran normal mungkin merasa tertekan karena jika mau ke suatu hal, mereka harus mengajak pacarnya terlebih dahulu. Yang LDR ini tidak! Mereka adalah orang yang siap bawa perasaan ketika orang normal lagi pacaran. Tapi dia juga yang siap tertawa jika pacaran orang tersebut bermasalah karena salah satu pasangan yang terlalu protektif. Jadi LDR make me Freedom man!

LDR adalah orang yang mampu menjaga pasangannya dari jauh. Meskipun protektif dalam jarak jauh, tapi orang yang LDR ini selalu mengutamakan satu hal yang sangat penting sekali. Apalagi kalo bukan KEPERCAYAAN! LDR adalah mereka yang percaya terhadap pasangannya, meskipun terkadang muncul sifat egois suatu pasangan karena takut kehilangan mereka yang dicintainya dalam jarak jauh, tapi dengan kata percaya maka semua kan baik-baik saja meski ada sedikit rasa cemas dengan apa yang dilakukan pasangannya disana.

Hal yang paling ditakuti oleh orang LDR bukan hartanya yang sedikit, ataupun sering tidaknya mereka jalan berdua, Tetapi kepercayaan yang dikhianati adalah ketakutan terbesar dari sepasang LDR” -Anonim

Dan yang paling penting : LDR Hanya bisa dijalani oleh orang hebat, Ya! Aku sependapat dengan kata tersebut. Tidak mudah sebenarnya menjalani sebuah hubungan jarak jauh. Dan itu pernah aku alami. 3 Kali LDR dan hanya orang hebat yang bisa menjalaninya (Meskipun pada akhirnya hubunganku dulu harus kandas sebanyak 3 Kali tapi aku merasa seperti dekat bersamanya)



Bangga Jadi LDR!

Hal unik yang menarik tentang Ramadhan di Indonesia

Marhaban Ya Ramadhan.. Umat Islam Bulan Ramadhan telah tiba.. Ya, berbicara tentang Ramadhan.. Ada beberapa hal yang sangat menarik untuk diulas.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah bagi Umat Islam. Karena dibulan ini Amal Manusia (Umat Islam) dilipat Gandakan. Banyak cara untuk Memperbanyak amal kita. Salah satunya yaitu Puasa.

Tapi pada kali ini saya akan membahas Hal unik yang menarik tentang Ramadhan di Indonesia. Okelah, Cekidot :


  • Penjual Takjil dadakan
 Well.. Coba kamu lihat dijalan mungkin disekitar jalan utama dekat rumahmu atau didepan halaman mesjid atau pasar. Pasti ada aja penjual takjil dadakan yang bisa mengoyahkan semangat puasa kita. Hehe


  • Pulang Kampung (Mudik)
Pasti ada aja kegiatan ini setiap tahun pada bulan Ramadhan. Yap, Mudik (Mulih Dilik) yang artinya pulang sebentar ini merupakan kegiatan tahunan orang Indonesia. Pulang sebentar dari merantaunya untuk Idul Fitri dirumah keluarga setelah lebaran lalu kembali merantau lagi.


  • Buku Kegiatan Ramadhan
Pasti pas SD atau SMP pernah mendapatkan tugas selama bulan Ramadhan. Yaitu mencatat kegiatan amal seperti Shalat atau Puasa selama bulan Ramadhan. Pasti juga kamu dulu mungkin rebutan jadi yang pertama untuk mendapatkan tanda tangan Imam atau Memalsukan Tanda Tangan.

  • Iklan makanan dan Minuman penuh di Televisi.
Ini salah satu tantangan terbesar umat manusia. Yaitu Iklan makanan dan minuman di televisi yang bisa saja mengoyahkan puasa seseorang. Memang nyari kesempatan ganggu puasa orang nih!!

  • Petasan muncul dimana-mana (Terutama dekat akhir bulan Ramadhan)
Derr!! Suara Petasan muncul. Dan dibulan Ramadhan pasti Rame betul suara Petasan ini!

  • Stasiun TV berlomba-lomba menayangkan apa saja tentang Religi
Entah itu Lagu, Ceramah, Kultum, Lomba Hafal Quran. Tapi yang pasti Hampir semua stasiun TV berlomba-lomba untuk menayangkan apa saja tentang Religi.


Well.. Itu saja postingan saya kali ini. Terima kasih karena udah membaca postingan saya kembali.. Okelah .. Byee!!

Minggu, 15 Mei 2016

Bolehkah Aku Memilikimu meskipun kita mengenal Tuhan dengan Nama berbeda?

Tulisan ini ku dedikasikan untuk Kamu yang ada disana.. Meskipun terkesan seperti Diary, tapi aku pernah membaca suatu kutipan darimu : “Jika kamu sedih, ceritalah.. Karena dengan bercerita maka kamu akan lebih baik lagi”.

Ya postingan kali ini ku akui memang menyingung agama, Tepatnya Cinta beda Agama. Tapi aku, kamu dan mungkin pembaca ini percaya. Kalo Tuhan tidak akan mempertemukan kita tanpa adanya alasan juga. Tapi bisakah aku bermimpi kalo kita bisa bersama meskipun mengenal Tuhan dengan nama yang berbeda?

Hasil gambar untuk foto pacaran beda agama

Aku bukan sebuah robot yang selalu nyaman dengan kesendirian. Banyak yang bilang aku seperti itu, termasuk kamu, Bayangkan saja ketika mau menjalin hubungan dengan bayangan rasa sakit atas masa lalu yang pernah ku alami. Meskipun pada akhirnya sakit sendiri Hatiku memikirkan itu semua. Ya ini memang terdengar seperti aku yang tidak dewasa. Tapi harus ku akui memang memendam luka yang selama ini kupendam.

Dan saat itu kamu datang kepadaku, dengan penuh keraguan kubuka hatiku untukmu. Karena aku sering tersakiti, Namun sifatmu dan kepedulianmu mengubah pemikiranku terhadapmu, meskipun kamu dan aku beda agama. Kamu mampu membuatku bahagia bersamamu dalam kata “Teman”


Kamu adalah jawaban dari ketulusan yang ku inginkan. Meskipun harus patah dan putus arah, Namun kamu ada disana untuk membangkitkan rasa diriku kembali. Memang pada akhirnya, kamu bisa menyatukan bagian yang putus maupun patah layaknya teka-teki. Ketika aku ingin menjauh dari masalah yang kualami. Kamu selalu ada disitu dan memberikan kepercayaan kepadaku untuk melewati semua masalah yang kualami. Dan disinilah aku :)

Ketika aku terpuruk didasar jurang, Disana kamu datang untuk membantuku Mendaki ataupun melewati jurang tersebut. Kamu ada ketika aku jatuh, dan membantu aku bangkit dari keterpurukan tersebut. Meskipun sekarang aku apatis terhadapmu. Ku akui sulit mencari orang yang rela bersamaku meskipun aku tidak ingin kamu bersamaku.

Oiya, kamu merubah segalanya dalam hidupku. Dari Fase kelamku, kamu ada untuk merubah Fase tersebut. Kamu datang seperti dokter yang siap mengobati aku dengan alat doktermu. Aku yang tadinya tersakiti, sekarang sembuh dengan cinta yang tumbuh dalam hatiku. Terimakasih sudah membuktikan kepadaku kalo masih ada orang yang bisa dipercaya disana :)

Hasil gambar untuk foto pacaran beda agama

Bersamamu membuatku berani lagi untuk jatuh cinta. Dan sebetulnya aku paham. Ada sebuah sungai besar yang menghalangi kita untuk bersama. Tidak ada cinta yang sempurna, Seperti cinta kami ini. Setiap cinta pasti ada penghalangnya. Meskipun begitu, aku selalu ingat sebuah teori yaitu : “tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha”. Meskipun kami harus berdamai karena kami mengenal Tuhan dengan nama yang berbeda, tapi aku maupun dia tidak ingin banyak bermimpi karena sudah pasti banyak yang tidak menginginkan ini terjadi suatu hari nanti.

Namun sejujurnya, melepaskan semua ini juga tidak mudah, Rasa nyaman itu sangat sulit untuk dilepaskan. Karena dia sudah ku anggap sebagai pasangan yang ku inginkan selama ini. Rasa nyaman ini membuat kita sulit untuk merelakan perpisahan itu, bukan kali ini saja aku ingin berpisah dengan dia. Tapi dengan postingan ini aku sangat ingin maju tanpa dia.

“Habis putus itu yang paling susah bukan ngelupain perasaan gue sama dia, tapi ngelupain kebiasaan gue sama dia. Dari kebiasaan itu menciptakan kebutuhan” –Alitt (Relationshit)


Hasil gambar untuk Foto Relationshit


Pada akhirnya, Menebak akhir drama cinta ini jelas tidak bisa kulakukan. Tapi jika aku boleh bertanya, “bisakah aku hidup menjalin hubungan serius sama dia yang mengenal Tuhan yang berbeda nama?” Ya seperti kataku tadi, tidak banyak mimpi yang kuharapkan. Meskipun kami akhirnya menemukan banyak sekali kecocok kan. Namun perlahan-lahan kami jugalah yang harus mengubur mimpi tersebut karena Tuhan yang berbeda.

“Tuhan memang Satu, kita yang tak sama.. Haruskah aku lantas pergi, Meski cinta takkan bisa pergi” –Marcell Siahaan – Peri Cintaku

 Ending Fast And Furious 7 Ala GTA WISE GUY

Dan lewat postingan ini, aku berharap kamu yang ku maksud membaca postinganku ini bisa mengetahui apa yang ada didalam hatiku sekarang ini. Kini perlahan pun kita menjauh satu dengan yang lainnya. Meski kita berkali-kali bertanya hak untuk bahagia, namun kita menyadari juga bahwa perbedaan agama kita membuat kita tidak bisa memaksakan segalanya. Tapi sekarang, saat ini, ada sebuah pertanyaan yang ingin kukatakan :


“Bolehkan aku menginginkanmu meskipun kita berbeda Tuhan?”