Senin, 11 Mei 2015

Mitos Mengenai Otak Yang Ternyata Salah

Hai semuanya, kembali lagi bersama saya, dan kali ini saya tidak akan panjang lebar, karena saya akan ajukan pertanyaan mitos ke anda yang berhubungan tentang otak :


  1. "Apakah Alkohol dapat merusak jaringan otak??"
  2. "Betul kah otak kita terdiri dari 100 Milyar Sel??"
Well, mungkin kalian bingung dengan pertanyaan tadi. Jadi saya akan bahas mitos yang tadi dengan beberapa mitos lain, Cekidot :

Mungkin diantara kalian mungkin ada yang percaya dengan mitos yang saya tanyakan tadi diatas. Ya, sebenarnya jawaban dari kedua pertanyaan tadi adalah :
SALAH!!
Salah!
Salah.. *Biar aja efek mengerikannya hehe

Tapi kenapa? saya akan menjabarkannya, cekidot :

Mitos Mengenai Otak Yang Ternyata Salah

  • Alkohol Dapat Merusak Jaringan Otak



Well, mitos tadi sebenarnya tidak benar, Faktanya adalah : Alkohol tidak bisa merusak otak anda kecuali anda mengonsumsi alkohol hingga anda koma. Apa yang alkohol sebenarnya adalah mereka mempengaruhi cara neuron mendapat trigger dari glutamat mengakibatkan menurunnya kemampuan untuk mengirim sinyal. Hal ini mengacaukan komunikasi otak terhadap otot, koordinasi, dan sebagainya. jadi coretlah mitos tadi dari buku mitos anda : Alkohol Dapat Merusak Jaringan Otak.

  • Otak Kita Terdiri Dari 100 Milyar Sel

Hasil gambar untuk Otak kita terdiri dari 100 milyar sel


Ya, fakta yang ini juga salah besar!! (Jedderrr, Booommm!!) Ini Faktanya : Secara mengejutkan, barulah sampai tahun 2009 ilmuan menemukan jumlah sebenarnya dari sel otak kita, yaitu hampir 86 milyar. Kedengarannya memang hanya berbeda sedikit, tetapi 14 milyar neuron itu setara dengan ukuran keseluruhan otak baboon. Untuk melihat angka ini dalam perspektif yang berbeda, anggap bahwa 1 juta detik adalah 12 hari, sedangkan 1 milyar detik adalah 31 tahun. Jadi perbedaan 14 milyar neuron ini mungkin sama sekali tidak kecil. jadi silahkan coret kembali mitos ini Otak Kita Terdiri Dari 100 Milyar Sel.

  • Kerusakan Otak Selalu Permanen

brain-injury


List selanjutnya, kerusakan otak memang sering terjadi, namun tidak semua kerusakan otak itu bersifat permanen. Fakta Membuktikan bahwa : Untuk beberapa kerusakan otak, memang ada yang tidak bisa diobati secara total. Tapi beberapa bagian otak yang rusak bisa diperbaiki dan kembangkan serta hubungan antar neuron bisa dihubungkan kembali. Intinya sih, neuron yang sudah rusak itu gak bisa tumbuh kembali. Tapi hubungan yang rusak antar neuron itu bisa berhubungan lagi dan kembali ke posisi semula. Waktu neuron mengalami kerusakan, otak manusia bisa terhubung kembali dengan menggunakan bagian lain untuk menjalankan fungsi yang hilang. Fungsi untuk berbicara, misalnya, bisa dilakukan bagian otak lain sambil bagian itu belajar melalui terapi yang diulang beberapa kali. Jadi, Sekali lagi silahkan coret nama mitos tersebut (Kirainmu Pemain Bola??) : Kerusakan Otak Selalu Permanen

  • Mendengarkan Musik Klasik Dapat Membuat kita Lebih Pintar
Ya, sebenarnya mitos ini tidak benar, Mitos ini didasari oleh lagu klasik Mozart yang dipercaya orang dapat membuat orang lebih pintar. Seperti Eksperimen yang dilakukan oleh Brain Games di National Geographic Channel (Season 5 Episode 7 : Misconception). Faktanya adalah : Ternyata mendengarkan lagu apa saja yang bisa menenangkan kita dapat membuat kita lebih pintar. Meski Teori ini masih dipertanyakan karena fakta terbaru membuktikan bahwa 15 menit atau lebih setelahnya. Jadi, Coret saja Mendengarkan Musik Klasik Dapat Membuat kita Lebih Pintar.


  • More Bigger, More Better (Lebih Besar, Lebih Baik)
Mungkin dalam teori sehari-hari mitos ini memang benar, tapi dalam hal otak, mitos ini salah besar Teman. Karena : Otak manusia ketika mereka anak-anak relatif lebih kecil namun kecerdasan seseorang umumnya paling besar ketika mereka berada pada usia anak-anak. Otak wanita lebih besar daripada otak pria namun hal ini juga tidak bisa menunjukkan kemampuan otak seseorang. Jika ukuran otak berpengaruh maka otak gajah jauh lebih jenius daripada kita. Jadi Coretlah mitos ini dari buku mitos anda

  • Otak akan Bekerja Lebih Baik Dibawah Tekanan

Hasil gambar untuk Otak akan lebih baik bekerja dibawah tekanan


Did You Know (Apakah kamu tahu) : Teori ini sangat salah! Ohh, sangat Salah!! Karena : Menurut Institut Franklin, otak yang bekerja dalam keadaan stres akan menyebabkan otak akan lebih susah untuk bekerja. Jika pada situasi yang genting dan stres yang berat berlanjut maka otak akan dipenuhi oleh hormon yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan otak dalam jangka pendek. Jika hormon ini terus dipompa ke otak maka dapat merusak dan membunuh sel otak.

Jika anda pada akhirnya berhasil menyelesaikan the impossible task di bawah tekanan itu hanya karena tugas itu harus selesai. Anda tidak akan bekerja dengan baik namun akan termotivasi hingga akhir untuk menyelesaikan tugas tersebut. Jangan berharap hasil tersebut juga akan maksimal dengan yang seharusnya bisa anda raih.

  • Hanya 10% Otak kita yang kita gunakan



Teori ini juga salah. Fakta membuktikan : Scan otak menggunakan MRI menunjukkan bahwa tidak ada bagian otak yang tidak aktif, beberapa justru lebih aktif dari bagian yang lain. Beberapa peneliti juga berpendapat bahwa 10% yang dimaksud adalah kapasitas otak untuk menyimpan namun hal ini tetap tidak bisa dibuktikan mengingat umur manusia yang relatif lebih pendek.

  • Manusia "Hanya" Memiliki 5 Indra


Hasil gambar untuk panca indera manusia


Teori yang sangat populer ini ternyata salah juga. Fakta membuktikan : Bahwa Sesungguhnya kita tidak benar-benar memiliki 5 indera seperti yang selalu diajarkan pada lagu-lagu TK, kita memiliki jauh lebih banyak dari itu!. Seperti nociception yaitu indera untuk merasakan sakit, atau proprioception, indera yang mengenai bagaimana tubuh kita diposisikan. Belum lagi indera kesimbangan, indera suhu dan indera untuk merasakan berjalannya waktu. Ya, jadi coretlah lagi mitos ini.

Yah, itu saja artikel ada hari ini,terimakasih sudah membaca postingan saya yang panjang lebar ini. Oke lah, Sampai Jumpa di Blog Saya kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar